Nama :
Dian Indri Yana
Kelas :
VII A
Tugas :
Remedial IPS
PETA DAN
FUNGSINYA
A.
Pengertian
Peta adalah gambar atau lukisan
keseluruhan atau pun sebagian permukaan bumi baik laut maupun darat. Peta
adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui
suatu sistem proyeksi.
B.
Macam-Macam
atau Jenis-Jenis Peta
Peta dapat diklasifikasi menjadi dua
/ 2 jenis, yakni :
a.
Peta
Umum : Peta umum adalah peta yang
manampilkan bentuk fisik permukaan bumi suatu wilayah. Contoh : Peta jalan dan
gedung wilayah DKI Jakarta.
b.
Peta
Khusus : Peta khusus adalah peta yang menampakkan suatu keadaan atau kondisi
khusus suatu daerah tertentu atau keseluruhan daerah bumi. Contohnya adalah
peta persebaran hasil tambang, peta curah hujan, peta pertanian perkebunan,
peta iklim, dan lain sebagainya.
C.
Pembagian
Peta
a.
Peta
Luas
Peta luas adalah peta yang
menggambarkan suatu daerah yang luas seperti peta dunia, peta daerah amerika
utara, peta benua, peta samudera, peta kutub utara dan kutub selatan, dan lain
sebagainya.
b.
Peta
Sempit
Peta sempit adalah peta yang hanya
menampilkan sebagian kecil suatu area. Contoh peta sempit yaitu peta desa atau
pedesaan, peta kota atau perkotaan, peta gorong-gorong kampung, peta gedung,
denah rumah, dan lain sebagainya.
D.
Bentuk
Lain Dari Peta
a.
Atlas
Atlas adalah gabungan dari beberapa peta yang dikumpulkan dalam sebuah buku yang memiliki judul atlas serta jenis-jenis atlas yang ada di buku tersebut.
Atlas adalah gabungan dari beberapa peta yang dikumpulkan dalam sebuah buku yang memiliki judul atlas serta jenis-jenis atlas yang ada di buku tersebut.
b.
Globe
Globe atau Bola Dunia adalah suatu bentuk tiruan bola bumi yang dibuat dalam skala yang kecil untuk dapat lebih memahami bentuk asli planet bumi.
Globe atau Bola Dunia adalah suatu bentuk tiruan bola bumi yang dibuat dalam skala yang kecil untuk dapat lebih memahami bentuk asli planet bumi.
E.
Berbagai
Macam dan Jenis Warna Peta Beserta Artinya / Arti Warna Pada Peta
a.
Warna
Laut
Ø hijau : 0 - 200 meter dpl /
ketinggian
Ø kuning : 200 - 500 meter dpl /
ketinggian
Ø coklat muda : 500 - 1500 meter dpl /
ketinggian
Ø coklat : 1500 - 4000 meter dpl /
ketinggian
Ø coklat berbintik hitam : 4000 - 6000
meter dpl / ketinggian
Ø coklat kehitam-hitaman : 6000 meter
dpl lebih / ketinggian
b.
Warna
Darat
Ø biru pucat : 0 - 200 meter /
kedalaman
Ø biru muda : 200 - 1000 meter /
kedalaman
Ø biru : 1000 - 4000 meter / kedalaman
Ø biru tua : 4000 - 6000 meter /
kedalaman
Ø biru tua berbintik merah : 6000 meter
lebih / kedalaman
F.
Syarat-Syarat
yang Wajib Ada Pada Peta
a.
Judul
peta
b.
Skala
peta
c.
Lambang
Peta : jalan, sungai, ibu kota, pelabuhan, batas wiayah, dan lain-lain.
d.
garis
pinggir peta
e.
Petunjuk
arah mata angin : utara, selatan, timur, barat , dan lain-lain.
G.
Jenis
Skala Pada Peta
Skala peta adalah perbandingan jarak
di peta dengan jarak sesungguhnya dengan satuan atau tehnik tertentu.
a.
Skala
angka / skala pecahan : Contohnya seperti 1 : 1000 yang berarti 1 cm di peta
sama dengan 1000 cm jarak aslinya di dunia nyata.
b.
Skala
Satuan : Misalnya seperti 1 inchi to 5 miles dengan arti 1 inch di peta adalah
sama dengan 5 mil pada jarak sebenarnya.
c.
Skala
Garis : Skala garis menampilkan suatu garis dengan beberapa satuan jarak yang
menyatakan suatu jarak pada tiap satuan jarak yang ada.
H.
Proyeksi
Pada Peta
Proyeksi peta adalah suatu teknik
pemindahan gambar peta ke berbagai macam bentuk peta. Beberapa jenis-jenis
proyeksi peta :
a.
Proyeksi
Mercator
b.
Proyeksi
Silinder
c.
Proyeksi
Mollowide
d.
Proyeksi
Kerucut
I.
Fungsi Peta
Peta sangat
diperlukan oleh manusia. Dengan peta Anda dapat mengetahui atau menentukan
lokasi yang Anda cari, walaupun Anda belum pernah mengunjungi tempat
tersebut. Secara umum fungsi peta dapat
disimpulkan sebagai berikut:
a.
Menunjukkan
posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.
b.
Memperlihatkan
ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di permukaan bumi.
c.
Menggambarkan
bentuk-bentuk di permukaan bumi, seperti benua, negara, gunung, sungai dan
bentuk-bentuk lainnya.
d.
Membantu
peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan
diteliti.
e.
Menyajikan
data tentang potensi suatu wilayah.
f.
Alat
analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.
g.
Alat untuk
menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.
h.
Alat untuk
mempelajari hubungan timbal-balik antara fenomena-fenomena (gejala-gejala)
geografi di permukaan bumi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar