selamat datang

SELAMAT DATANG, WILUJENG SUMPING, WELCOME, DI DUNIA IPS SMPN 2 CIWARINGIN - KAB. CIREBON-JAWA BARAT, "BERSAMA KITA BISA MENUJU PERUBAHAN LEBIH MAJU"

Senin, 18 Juni 2012

ilham zuhdi 7c


Nama   : Dian Indri Yana
Kelas   : VII A
Tugas   : Remedial IPS

PETA DAN FUNGSINYA

A.     Pengertian
Peta adalah gambar atau lukisan keseluruhan atau pun sebagian permukaan bumi baik laut maupun darat. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi.

B.     Macam-Macam atau Jenis-Jenis Peta
Peta dapat diklasifikasi menjadi dua / 2 jenis, yakni :
a.       Peta Umum :  Peta umum adalah peta yang manampilkan bentuk fisik permukaan bumi suatu wilayah. Contoh : Peta jalan dan gedung wilayah DKI Jakarta.
b.      Peta Khusus : Peta khusus adalah peta yang menampakkan suatu keadaan atau kondisi khusus suatu daerah tertentu atau keseluruhan daerah bumi. Contohnya adalah peta persebaran hasil tambang, peta curah hujan, peta pertanian perkebunan, peta iklim, dan lain sebagainya.

C.     Pembagian Peta
a.       Peta Luas
Peta luas adalah peta yang menggambarkan suatu daerah yang luas seperti peta dunia, peta daerah amerika utara, peta benua, peta samudera, peta kutub utara dan kutub selatan, dan lain sebagainya.
b.      Peta Sempit
Peta sempit adalah peta yang hanya menampilkan sebagian kecil suatu area. Contoh peta sempit yaitu peta desa atau pedesaan, peta kota atau perkotaan, peta gorong-gorong kampung, peta gedung, denah rumah, dan lain sebagainya.

D.     Bentuk Lain Dari Peta
a.       Atlas
Atlas adalah gabungan dari beberapa peta yang dikumpulkan dalam sebuah buku yang memiliki judul atlas serta jenis-jenis atlas yang ada di buku tersebut.
b.      Globe
Globe atau Bola Dunia adalah suatu bentuk tiruan bola bumi yang dibuat dalam skala yang kecil untuk dapat lebih memahami bentuk asli planet bumi.

E.      Berbagai Macam dan Jenis Warna Peta Beserta Artinya / Arti Warna Pada Peta
a.       Warna Laut
Ø  hijau : 0 - 200 meter dpl / ketinggian
Ø  kuning : 200 - 500 meter dpl / ketinggian
Ø  coklat muda : 500 - 1500 meter dpl / ketinggian
Ø  coklat : 1500 - 4000 meter dpl / ketinggian
Ø  coklat berbintik hitam : 4000 - 6000 meter dpl / ketinggian
Ø  coklat kehitam-hitaman : 6000 meter dpl lebih / ketinggian
b.      Warna Darat
Ø  biru pucat : 0 - 200 meter / kedalaman
Ø  biru muda : 200 - 1000 meter / kedalaman
Ø  biru : 1000 - 4000 meter / kedalaman
Ø  biru tua : 4000 - 6000 meter / kedalaman
Ø  biru tua berbintik merah : 6000 meter lebih / kedalaman

F.      Syarat-Syarat yang Wajib Ada Pada Peta
a.       Judul peta
b.      Skala peta
c.       Lambang Peta : jalan, sungai, ibu kota, pelabuhan, batas wiayah, dan lain-lain.
d.      garis pinggir peta
e.       Petunjuk arah mata angin : utara, selatan, timur, barat , dan lain-lain.

G.     Jenis Skala Pada Peta
Skala peta adalah perbandingan jarak di peta dengan jarak sesungguhnya dengan satuan atau tehnik tertentu.
a.       Skala angka / skala pecahan : Contohnya seperti 1 : 1000 yang berarti 1 cm di peta sama dengan 1000 cm jarak aslinya di dunia nyata.
b.      Skala Satuan : Misalnya seperti 1 inchi to 5 miles dengan arti 1 inch di peta adalah sama dengan 5 mil pada jarak sebenarnya.
c.       Skala Garis : Skala garis menampilkan suatu garis dengan beberapa satuan jarak yang menyatakan suatu jarak pada tiap satuan jarak yang ada.

H.     Proyeksi Pada Peta
Proyeksi peta adalah suatu teknik pemindahan gambar peta ke berbagai macam bentuk peta. Beberapa jenis-jenis proyeksi peta :
a.       Proyeksi Mercator
b.      Proyeksi Silinder
c.       Proyeksi Mollowide
d.      Proyeksi Kerucut

I.        Fungsi Peta
Peta sangat diperlukan oleh manusia. Dengan peta Anda dapat mengetahui atau menentukan lokasi yang Anda cari, walaupun Anda belum pernah mengunjungi tempat tersebut.  Secara umum fungsi peta dapat disimpulkan sebagai berikut:
a.       Menunjukkan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.
b.      Memperlihatkan ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di permukaan bumi.
c.       Menggambarkan bentuk-bentuk di permukaan bumi, seperti benua, negara, gunung, sungai dan bentuk-bentuk lainnya.
d.      Membantu peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.
e.       Menyajikan data tentang potensi suatu wilayah.
f.       Alat analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.
g.       Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.
h.      Alat untuk mempelajari hubungan timbal-balik antara fenomena-fenomena (gejala-gejala) geografi di permukaan bumi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar