Peta
Peta banyak sekali jenisnya. Beberapa
peta menunjukkan batas
administrasi seperti negara, provinsi,
maupun informasi yang bersifat umum
lainnya. Ada juga peta yang menunjukkan
lokasi sumber daya alam, industri,
persebaran penduduk, flora, fauna, dan masih
banyak lagi. Dari peta
semacam ini kamu dapat memperoleh informasi lebih spesifik
(khusus).
1.Jenis
Peta
a. Berdasarkan Isi Peta
Berdasarkan isi yang
disajikan, peta dibedakan menjadi peta umum
(peta dasar) dan peta khusus (peta
tematik). Bagaimana membedakan
kedua jenis peta ini? Cobalah lihat peta
Indonesia. Pada peta Indonesia
tergambar kenampakan sungai, nama-nama
kota, batas-batas wilayah,
nama kepulauan, dan sebagainya.
Perhatikan peta berikut ini!

Peta tambang di atas
selain menggambarkan wilayah negara
Indonesia juga menunjukkan persebaran
bahan tambang di Indonesia.
Berarti, ada informasi lain yang hendak
ditonjolkan pada peta tersebut.
Sekarang kita bandingkan peta kepadatan
penduduk berikut ini dengan
peta tambang. Keduanya sama-sama menggambarkan
wilayah negara
Indonesia, tetapi isi dari kedua peta
sangat berbeda. Peta tambang berisi
persebaran bahan tambang, sementara itu
peta kepadatan penduduk
menyajikan kepadatan penduduk suatu
wilayah.
Peta umum yang
digunakan sebagai dasar untuk membuat peta
tematik disebut sebagai peta dasar.
Contohnya, peta Indonesia bisa
digunakan dasar untuk membuat peta
bencana alam dan peta
kepadatan penduduk. Dengan demikian,
peta Indonesia yang kamu
gunakan tersebut selain sebagai peta umum, juga disebut peta dasar.
b. Berdasarkan Objek Peta
Berdasarkan sifat
objek yang disajikan, peta dapat dibedakan
menjadi peta dinamis dan peta stasioner
(tetap). Perhatikan peta di
bawah ini!

Peta kepadatan penduduk di atas
menyajikan kepadatan penduduk
tahun 2005. Informasi pada peta ini setiap tahun
pasti berubah karena
jumlah penduduk setiap tahun selalu berubah. Peta
yang
menggambarkan objek yang tidak tetap atau selalu
berubah dikatakan
sebagai peta dinamis. Peta yang menggambarkan objek
yang tetap
dikatakan sebagai peta stasioner, seperti peta
negara, provinsi, maupun
peta
administrasi.
c. Berdasarkan Bentuk Peta
Pada peta-peta di
depan atau peta yang kamu lihat pada
atlasmu disajikan pada bidang datar atau
kertas. Peta semacam
ini disebut peta biasa atau peta datar.
Jika kamu melihat peta
di samping, kamu akan memperoleh kesan
relief yang berbedabeda.
Kesan ini dapat ditangkap karena gambar
tersebut
disajikan dalam kenampakan tiga dimensi.
Peta semacam ini
disebut peta relief atau peta timbul.
Hal ini berbeda dengan
peta di samping, yang tidak
tampak kesan tiga dimensi. Peta tersebut
merupakan suatu
peta yang disajikan pada komputer yang
disebut peta digital.
Peta digital ini juga dapat dicetak
menjadi peta biasa yang
disajikan pada bidang datar atau kertas.
Atas dasar perbedaan
bentuk inilah peta dibedakan menjadi
peta datar atau peta
biasa, peta relief atau peta timbul, dan peta digital.
d. Berdasarkan Skala Peta
Peta berdasarkan skala dibedakan
sebagai berikut.
1) Peta kadaster, skala 1:100 – < 1:5.000.
2) Peta skala besar, skala 1:5.000 – < 1:250.000.
3) Peta skala sedang, skala 1:250.000 – <
1:500.000.
4) Peta skala kecil, skala 1:500.000 – <
1:1.000.000.
5)
Peta skala geografi, skala > 1:1.000.000.
2.
Manfaat Peta
Penggunaan peta tergantung pada
jenis dan pembaca peta. Peta
topografi yang skalanya kecil dapat memberikan
gambaran secara luas
tentang muka Bumi yang digambarkan dalam peta.
Sementara itu, peta
tematik atau khusus digunakan untuk menyajikan tema
tertentu. Misalnya
peta persebaran penduduk, peta iklim, dan peta
persebaran flora. Secara
umum, peta dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal
seperti di bawah ini.
a. Penunjuk Arah, Letak, Luas, Jarak, dan Bentuk
Permukaan Bumi
Informasi arah dapat kamu peroleh
dengan menggunakan
komponen penunjuk arah. Lihatlah komponen peta yang
lain! Dengan
menggunakan skala, kamu dapat mengetahui jarak
antardua tempat
dan menghitung luas suatu wilayah.
b. Alat Informasi
Peta mengandung banyak informasi.
Informasi itu ditampilkan
dalam bentuk simbol-simbol. Berbagai macam informasi
dapat kamu
baca berdasarkan simbol-simbol dan keterangannya
pada peta.
c. Alat Pembelajaran
Kamu
dapat belajar mengenai wilayah-wilayah yang ada di
permukaan Bumi dengan menggunakan peta. Peta
merupakan salah
satu alat pembelajaran. Peta digunakan dalam
beberapa mata pelajaran,
seperti
geografi dan sejarah.
Nama : Arfan Maulana
Kelas : 7d
No. Absen : 06
Tidak ada komentar:
Posting Komentar